MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS HAKIM

(Studi Perbandingan Indonesia dengan Belanda)

Oleh: Miftah Faris, S.H.I (Hakim PA Baubau)

PENDAHULUAN

Beberapa waktu yang lalu media masa dihiasi dengan berita terkait oknum hakim yang tertangkap tangan oleh KPK. Terakhir adalah berita tentang tertangkapnya Hakim PN Balikpapan pada hari Jumat 3 Mei 2019 menerima suap dari seorang terdakwa[1]. Hal tersebut bukan lah satu-satunya berita negatif tentang peradilan di tanah air. Ada banyak kabar lainnya yang menambah citra buruk peradilan di Indonesia.

Fakta diatas sangat berkebalikan dengan harapan bangsa terhadap keadilan dan profesionalitas hakim. Julukan “Wakil Tuhan” terhadap profesi hakim sering dilontarkan oleh akademisi maupun praktisi hukum, dimana hakim dianggap merupakan strata tertinggi profesi hukum. Panggilan Yang Mulia terhadap hakim diharapkan selaras dengan integritas dan profesionalitas nya dalam menangani dan mengadili perkara-perkara.

[1] Tempo.com, “5 Fakta Terkait OTT Hakim PN Balikpapan” 5Mei 2019, https://nasional.tempo.co/read/1203197/5-fakta-terkait-ott-hakim-pn-balikpapan di akses pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019

 

DOWNLOAD ARTIKEL

Comments are closed.